Indonesia Akhirnya Miliki Gedung Pertemuan Terbesar di Asia Tenggara

Rabu, 12 Agustus 2015
Dibangun hanya satu tahun sejak groundbreaking, Indonesia Convention Exhibition (ICE) sebuah gedung pertunjukan dan pameran terbesar di Asia Tenggara, akhirnya resmi dibuka mulai 30 Juli 2015

Dibangun hanya satu tahun sejak groundbreaking, Indonesia Convention Exhibition (ICE) sebuah gedung pertunjukan dan pameran terbesar di Asia Tenggara, akhirnya resmi dibuka mulai 30 Juli 2015.

 

Perayaan Grand Opening gedung ini berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 30 Juli sampai 30 Agustus 2015. Tema yang diangkat adalah “All Eyes To ICE” yang bermakna ‘semua perhatian tertuju pada ICE’.

 

Sebelum peresmian, ICE terbukti sukses menjadi lokasi pertunjukan artis dunia seperti Michael Buble dan Katty Pery. Dua konser yang dijejali ribuan penonton itu terbukti berlangsung aman dan lancar. Padahal pembangunan ICE masih berjalan 80% saat itu.

 

Pada 20-30 Agustus nanti, bersamaan dengan perayaan pembukaan ICE, akan digelar juga pameran otomotif berskala internasional, yakni Gaikindo Indonesia Internasional Automotive Show (GIIAS) 2015.

 

Proyek ICE merupakan patungan Grup Kompas Gramedia dengan Sinar Mas Land dengan nilai investasi Rp 3,8 triliun. Sebagai operator pengelola gedung, ditunjuk Hannover Fairs International, anak perusahaan raksasa Jerman Deutsche Messe AG  yang bergerak di bidang bisnis pameran dan konvensi di dunia.

 

ICE dibangun di atas lahan seluas 22 ha total luas bangunan 200 ribu meter persegi. ICE memiliki 10 exhibition hall dengan ukuran luas 50 ribu meter persegi. Fasilitas lain adalah convention hall dan 33 ruang pertemuan berkapasitas 10 ribu orang. Ada juga fasilitas in-house food production, F&B outlet, 300 kamar hotel berkelas bintang 3, dan tempat parkir untuk sedikitnya 3000 kendaraan.

 

ICE terletak di BSD City, Tangerang,  yang dikenal sebagai kawasan bernilai tinggi lantaran terintegrasi dengan perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan dan hiburan. Lokasi yang strategis dan ditunjang kemudahan akses menjadi kekuatan utama yang akan mempermudah masyarakat mencapai ICE.

 

ICE dapat dijangkau  melalui 2 jalur tol, yakni Jalan Tol Jakarta-Tangerang dari Jakarta melalui simpang susun Tomang kemudian keluar Tangerang di Km 18. Kemudian Jalan Tol Bintaro Serpong yang terhubung dengan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) dengan 2 pintu keluar menuju BSD City, yaitu Lingkar Barat (km 12) dan Lingkar Timur BSD (km 10).

 

“Akses masyarakat semakin mudah dengan dibukanya ruas Ciledug– Ulujami sejak Juli 2014. Ini membuat BSD City dapat diakses dari segala arah, bahkan perjalanan dari bandara Soekarno Hatta, menuju BSD City atau sebaliknya, kini dapat ditempuh lebih cepat,” terang Director Strategic Development & Service Sinar Mas Land, Ishak Chandra.

 

BSD City juga dapat diakses dengan mudah menggunakan transportasi umum Shuttle Bus/ Feeder Busway yang menyediakan 3 route BSD City - Pondok Indah - Ratu Plaza, BSD City - Kota - Mangga Dua dan BSD City - Harmoni - Pasar Baru. Ketiga rute menuju Jakarta tersebut berhenti di Terminal Bus Shuttle di BSD City.

 

Selain Bus, masyrakat juga dapat diakses menggunakan KRL Commuter Line, karena telah terdapat KRL Commuter Green Line (Serpong Line) yang dapat diakses dari Sudirman dan Tanah Abang yang berhenti pada stasiun Rawa Buntu di BSD City.

 

Tak hanya itu, tersedia Angkutan Kota (ANGKOT) dari kota-kota sekitarnya seperti Pamulang, Ciputat, Tangerang, Serpong, Karawaci, Parung dan Bogor yang berhenti di Terminal Angkutan Kota BSD City.

 

Menurut Ishak, ICE diharapkan meningkatkan kegiatan berbasis industri kreatif di tanah air. Semua fasilitasnya sudah berskala internasional dengan desain yang futuristik namun tetap berwawasan hijau dan ramah lingkungan.

 

"Sinarmas Land berupaya menghadirkan pertunjukan, pameran sekaligus hiburan lengkap, juga berkualitas. Bagi masyarakat Indonesia untuk merayakan peresmian dari Indonesia Convention Exhibition (ICE), gedung pameran ini terbaik dan terbesar se-Asia Tenggara, " ungkap Ishak.

 

Ishak Chandra sendiri menjelaskan beberapa konten dalam grand opening nanti. Nantinya acara tersebut akan menjadi ajang kreativitas baik dalam dan luar negeri.

 

"Acara yang dihadirkan dibagi menjadi tiga kategori, Competion dan Parade, Exhibition, serta Concert. Keseluruhan acara tersebut dikemas secara profesional dan menarik bagi seluruh keluarga Indonesia. " Papar Ishak.

 

Dirinya pun yakin bahwa ICE akan mampu menyelenggarakan acara besar tersebut. Hal ini karena fasilitas penunjang yang sudah tersedia.

 

"ICE telah siap menggelar grand opening dan rangkaian acara All Eyes To ICE, karena telah dilengkapi dengan beragam fasilitas serta infrastruktur bertaraf internasional. " tegas Ishak.

 

Acara ini sendiri akan berlangsung mulai tanggal 30 Juli sampai 30 Agustus 2015. Beberapa pengisi acara antara lain, Teater Koma, Nanta Cooking Show dari Korea Selatan, konser Afghan dan Raisa, hingga Magenta Orchestra bersama Ari Lasso dan beragam penyanyi papan atas tanah air.

Sumber Berita

Tabloid Steelindonesia


Komentar Anda :
Share this post
Iklan

Customer Service : +62 851 0004 9473
Local Marketing : +62 878 8885 5265
International Marketing : +62 878 8885 5371
inforedaksi@steelindonesia.com
Kontak Kami

PT. Global Infotech Solusindo
Jalan Raya Jarakosta - MM 2100
Prapatan Neih Desa Sukadanau
Cikarang Barat, Kab. Bekasi, Jawa Barat 17843 - Indonesia
Telp. :+62 851 0004 9473
© Steelindonesianews. 2008 - 2018 . All Rights Reserved.