Kontribusi Terhadap pembangunan Indonesia & Merambah Pasar Retail

Senin, 5 September 2016

PT NS BlueScope Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1994 tengah melakukan ekspansi pasar ritel  pasar ritel, terutama perumahan. Hal ini dikarenakan mulai beralihnya penggunaan atap kayu ke atap baja ringan.

"Kalau kami lihat sekarang ini cukup banyak ya orang Indonesia yang menggunakan baja ringan atau baja lapis untuk dijadikan atap rumahnya," ujar Vice President Marketing PT NS BlueScope Indonesia Sally Dandel.

Agar dapat lebih dekat dengan para konsumennya, upaya yang dilakukan oleh pihak BlueScope dengan cara bekerja sama dengan beberapa pihak seperti, Tata Logam, Majadeck, dan Spyro Xtra dengan membuka beberapa gerai di Indonesia. Sehingga para konsumen dapat dengan mudah menemukan produk-produk dari BlueScope.

Pembukaan gerai di beberapa kota Indonesia ini juga untuk mengedukasi konsumen tentang memilih produk baja yang tepat dan jaminan yang diberikan BlueScope. Sehingga masyarakat akan mendapatkan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

Menurut Sally, keinginan perusahaan untuk masuk ke pasar ritel karena melihat masyarakat Indonesia yang sudah sadar akan investasi, terutama dalam bidang properti.

Ada beberapa poin penting yang menjadi manfaat dalam penggunaan atap baja di rumah. Pertama, atap baja lebih mudah dipasang ketimbang bahan lainnya seperti asbes. Manfaat ini akan lebih terasa apabila dipasang pada rumah prefab yang saat ini mulai booming. Kedua penggunaan atap baja bisa mempercepat pembangunan rumah dan yang ketiga secara cost atau dari segi harga, atap baja lebih efisien dibandingkan bahan lainnya.

Kualitas menjadi hal yang paling penting bagi BlueScope. PT NS BlueScope Indonesia  berkomitmen memberikan produk yang terbaik bagi para konsumennya, hal ini ditunjukkan dengan  penggunaan teknologi pelapisan baja yang bermutu. Produk tersebut seperti Zincalume Steel, Colorbond Steel, dan BlueScope Zacs. Produk tersebut memiliki keunggulan anti korosi dan kuat.

Teknologi tinggi pelapisan baja BlueScope Indonesia memiliki keunggulan antikorosi, material dengan kekuatan dan keamanan yang terjamin, serta mampu mengurangi suhu dari permukaan bangunan, warna yang tahan lama, dan kemampuan untuk membersihkan permukaan.

Seluruh produk baja lapis BlueScope Indonesia telah mengikuti standar dunia dan diakui keunggulannya oleh para pakar sipil, arsitek, konstruksi, dan pengembang. Selain itu, BlueScope Indonesia juga memberikan jaminan antikorosi sampai dengan 25 tahun dan ketahanan warna sampai dengan 12 tahun untuk semua produk.

Selain jaminan keamanan, produk BlueScope Indonesia juga tahan terhadap guncang gempa, tahan api, dan dalam prosesnya memperhatikan kelestarian lingkungan.

Keunggulan-keunggulan tersebut diperkuat dengan produk-produk yang di berikan telah memenuhi empat standar dunia yakni Standar Nasional Indonesia (SNI 4096/2007), Australian Standar (AS 1397), Japan Industrial Standard (JIS G3321), dan American Standard for Testing Material (ASTM 1397).

Sejak kehadirannya di Indonesia, BlueScope Indonesia telah berpartisipasi dalam berbagai pembangunan proyek ikonis, di antaranya adalah gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) Serpong, Mal Pondok Indah, Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, serta pembangunan infrastruktur pembangkit listrik PLTU Indramayu di Jawa Barat dan PLTU Keban Agung di Lahat, Sumatra Selatan.

 

 

 

 

 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga