STEEL CONSTRUCTION FORUM

Rabu, 3 Agustus 2016

Bekasi, Rabu 20 Juni 2016 yang lalu merupakan kelanjutan dari acara kerja sama antara Asosiasi Masyarakat Baja Indonesia (AMBI) dan The Overseas Human Resources and Industry Development Association (HIDA) steel construction forum yang sebelumnya di selenggarakan di Tokyo, Jepang pada tanggal 1-5 Februari 2016.

Pada pertemuan sebelumnya diharapkan adanya pembahasan mengenai keberadaan Jepang dengan sebagai inovator teknologi struktur baja tahan gempa (steel structure retrofitting), diharapkan Indonesia dapat mengadopsi teknologi tersebut serta mampu merekomendasikan struktur bangunan di Indonesia yang menggunakan struktur baja dan utamanya untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Acara yang berlangsung dari jam 10.00 – 12.00 WIB di sekretariat AMBI dan dihadiri oleh 20 peserta ini, membahas kegiatan yang akan dilakukan kedepannya oleh steel construction forum.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini, dimulai dengan pembukaan Acara di buka oleh Bapak Ken Pangestu selaku ketua AMBI.  Dalam sambutannya beliau menyampaikan harapannya “semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada para ahli, Ministry of Economy, Trade and Industry METI maupun kita yang ada disini sehingga kerjasama kedepannya bisa berlanjut dan lebih baik lagi’ ujarnya.

 Setelah pemaparan dari Ketua AMBI, dilanjutkan pemaparan materi oleh Mr. Nagata sebagai perwakilan Japan Society of Steel Construction (JSSC), dan ada diskusi yang dilakukan oleh para peserta yang hadir di acara tersebut.

Saat diminta pendapat terkait perkembangan dunia konstruksi di Indonesia Mr. Suenaga (METI Iron and Steel Construction) mengatakan “Indonesia sangat semangat dalam dunia konsruruksi terbukti banyaknya infrastruktur yang dibangun, kami akan terus mendukung dalam SDM, Training dan Teknologi untuk mensupport dunia konstruksi di Indonesia”.

Ir Condro Sugiharto dari PT Murinda Iron Steel memberikan testimoninya “forum ini untuk menambah pengetahuan tentang industri baja karena Indonesia masih jauh tertinggal dari Jepang, sehingga pemerintah bisa tingkatkan menjadi undang-undang untuk menggunakan baja bagi bangunan tinggat tinggi dan selagi masih ada kesempatan dari pihak jepang seperti ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin”.

Forum ni juga membahas MOU kerjasama antara AMBI dan HIDA. Kemudian rombongan perwakilan Jepang melanjutkan kunjungan di Kementrian PUPR untuk membahas tindak lanjut dari steel construction forum yang akan melakukan pelatihan di akhir 2016 yang didukung oleh direktorat bina kelembagaan dan sumber daya jasa konstruksi kementerian PUPR.

 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga