Gabion, Anyaman Kawat Berstandar SNI

Rabu, 3 Agustus 2016

Gabion adalah salah satu bahan konstruksi umumnya berbentuk kotak (box) terbuat dari anyaman kawat (berlapis zinc heavy galvanize) dengan lilitan ganda (double twist) membentuk lobang segi enam (hexagonal) di ikat kuat antara sisi-sisinya.

Kekuatan gabion, terletak pada kekuatan tarik kawat (tensile strength), lapisan galvanis pada kawat (membuat kawat tidak mudah berkarat), kekuatan lilitan ganda pada lobang hexagonal anyaman (sehingga anyaman tidak mudah terurai walaupun ada bagian kawat yang putus).

Jaminan mutu dari gabion di Indonesia ditandai dengan adanya sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia) no. 03-0090-1999 tentang Bronjong Kawat yang dikeluarkan oleh Departemen Perindustrian Republik Indonesia kepada produsen gabion.

Di dalam SNI Bronjong Kawat diatur mengenai besarnya lobang anyaman hexagonal gabion 8 x 10 cm dan ukuran box gabion (dengan toleransi 5%) serta acuan bahan Kawat Bronjong mengacu kepada SNI no. 03-6154-1999 tentang Kawat Bronjong.

Untuk standar lain produk gabion terdapat dalam ASTM No A – 975 yang mengatur diameter kawat anyam sesuai dengan SNI 03-0090-1999, tetapi untuk type anyaman 80 x 100 mm lebar lobang anyaman hexagonalnya adalah 83 x 114 mm (toleransi 10%).

Sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok antara besar lobang anyaman 80 x 100 mm dengan 83 x 114 mm. Namun dari segi kekuatan, karena anyaman 8 x 10 mm lebih rapat dibanding anyaman 83 x 114 mm, sudah pasti menjadi ada perbedaan dalam hal kekuatan dan berat bahan pembuat gabion.

Bahan baku kawat yang digunakan untuk membuat gabion, adalah bahan kawat yang memiliki sertifikat SNI 03-6154-1999 tentang Kawat Bronjong yang juga mengacu kepada British Standart BS 1052-1980 (Mild wire for General Engineering Purposes) dan BS 443-2 (Galvanized Coating on Wire).

Dengan spesifikasi tersebut, akan memberikan garansi ketahanan terhadap karat minimal 5 tahun untuk kondisi air / tanah yang normal (tidak mengandung zat kimia yang merusak galvanis, kadar garam dan asam yang tinggi).

 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga