Pendidikan Bukan Sekedar Teori

Kamis. 7 Juli 2016

Dr. Ir. Muslinang Moestopo merupakan Dosen dan Peneliti, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung. Beliau memilih fokus mengajar ketimbang terlibat dalam bayak proyek pada umumnya, hal ini dilakukan sebagai upaya membaktikan dirinya bagi kemajuan dunia pendidikan Indonesia.

Untuk itu semua, beliau telah mempersiapkan diri sejak muda, salah satu upaya yang ditempuhnya ialah jenjang pendidikan yang ditempuh di negeri orang.

Pada Tahun 1988, beliau memulai pendidikan  S2 di AS. Selama menempuh pendidikan di AS, Bukan hanya belajar teori secara akademik saja, namun ada nilai tambah yang dipelajarinya antara lain pengalamannya menyenangkan, menikmati, dan mensyukuri.

“Saya merasa segmen hidup saya selama berkuliah disana itu membuat saya bisa mengenal diri saya sendiri, membentuk sikap saya, bahkan berubah, pandangan hidup juga berubah.” Ujarnya.

Jika dibandingkan, kuliah di luar negeri itu, porsi kuliah keilmuannya dengan pembelajaran hidup, memiliki porsi yang lebih banyak mengenai pembelajaran hidupnya pada saat ini. Baik dalam berkeluarga, menghadapi masyarakat, mengenal diri sendiri, juga dalam belajar. Mengukur kemampuan, merubah sikap, dan macam-macam.

Mengenai isu yang menyatakan bahwa pemerintah Indonesia kurang menghargai dan mengapresiasi para peneliti dan kaum intelektual Indonesia. Sebagai seorang dosen yang juga turut berpartisipasi sebagai  Kepala Unit Implementasi Proyek Pengembangan ITB dan Kepala Laboratorium Struktur Bangunan, Pusat Rekayasa Industri, ITB, Beliau memiliki pandangan yang berbeda.

Pemerintah Indonesia kurang menghargai. Siapa sih pemerintah Indonesia itu. Kita harus lebih tepat mendefinisikan. Kalau maksudnya pejabat-pejabat pemerintah, siapakah mereka itu? Menurut saya mereka yang kurang mengerti nilai dari karya sebuah penelitian, apalagi kalau penelitiannya masih teoritis. Untuk pejabat-pejabat seperti ini ya mereka mikirnya ngapain saya keluarkan waktu, biaya, dan perhatian sedemikian banyak untuk penelitian yang masih teoritis, belum ada dampaknya.

Tapi kalau pejabat-pejabat yang mengerti dan punya latar belakang pendidikan yang tinggi, mereka pasti tahu bahwa penelitian itu potensi, harus diperhatikan. Mereka akan mendukung dan punya komitmen terhadap teman-teman yang meneliti. Dulu masih sedikit yang punya pengalaman kuliah tinggi di dalam maupun luar negeri. Sehingga belum banyak yang menilai tinggi sebuah penelitian, karya, apalagi yang masih teoritis.

 

Biodata:

Nama Lengkap: Muslinang Moestopo

Tempat, Tanggal Lahir: Bandung, 18 Agustus 1962

Pendidikan:

1.     Sarjana Teknik Sipil, ITB

2.     Master of Science in Engineering Mechanics, Univ of Wisconsin-Madison, USA

3.     Doctor of Philosophy, Univ of Wisconsin-Madison, USA

Karir dan Aktivitas lainnya saat ini:

Dosen dan Peneliti, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, ITB

Kepala Laboratorium Struktur Bangunan, Pusat Rekayasa Industri, ITB

Kepala Unit Implementasi Proyek Pengembangan ITB

Ketua II Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia

 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga