Guardrail Yang Minim Perawatan

Kamis. 7 Juli 2016

Pagar pengaman jalan atau yang biasa disebut dengan guardrail, di pergunakan dengan maksud untuk memperingatkan pengemudi akan adanya bahaya (jurang) dan melindungi pemakai jalan agar tidak sampai terperosok. Umumnya dipasang pada bagian-bagian jalan menikung, baik terdapat jurang maupun tidak.

Dapat juga dipasang pada jalan-jalan lurus dimana di sisi jalan terdapat jurang ataupun sisi jalan yang terdapat perbedaan ketinggian dengan badan jalan yang dapat membahayakan pemakai jalan.

Dalam pemasangan pagar pengaman ada hal-hal yang haru di perhatikan dalam proses perencanaan seperti Inventarisasi tingkat pertumbuhan pagar pengaman jalan, Survai untuk menentukan kebutuhan pagar pengaman jalan termasuk penentuan lokasi penempatan, Perkiraan waktu kebutuhan dan Penyusunan program dan pengadaan pagar pengaman jalan.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam penggunaan guardrail, bukan hanya memperhatikan proses perencanaan, material yang dibutuhkan atau yang lainnya sebelum tahap pengerjaan dilakukan. Ada hal yang terkadang terlupakan oleh banyak pihak ketika guardrail sudah terpasang, ialah pemeliharaan.

Pemeliharaan dilakukan dengan tujuan mempertahankan kondisi guardrail tetap baik sesuai dengan tingkat pelayanan dan kemampuannya pada saat guardrail tersebut selesai dibangun dan dioperasikan sampai dengan tercapainya umur rencana yang telah ditentukan.

Pemeliharaan guardrail perlu dilakukan secara terus-menerus/rutin dan berkesinambungan hal ini dilakukan agar guardrail mendapatkan hasil yang maksimal.

Dalam perawatan guardrail tidak perlu perawatan yang susah, hanya ada 4 cara yang harus dilakukan pada saat pemeliharaan guardrail agar tetap berfungsi sebagaimana. Dalam melakukan pemeliharaan pada guardrail

Cara pertama yang harus dilakukan ialah menghilangkan segala benda-benda yang ada di sekitar guardrail yang dapat mengakibatkan kurangnya arti dan fungsi dari guardrail. Tahap ke dua, pada guardrail yang kotor harus segera dibersihkan sehingga tampak jelas. Selanjutnya meluruskan kembali pagar pengaman jalan yang bengkok sehingga kembali ke keadaan semula. Dan yang menjadi tahap terakhir ialah melakukan proses pergantian guardrail yang baru terjadi kehilangan atau rusak yang tidak dapat diperbaiki lagi.

 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga