Pagar Pengaman bernama “Guardrail”

Kamis. 7 Juli 2016

Nama ini memang terdengar asing di telinga banyak orang walaupun sebenarnya sudah sering kita melihatnya di jalan. Guardrail adalah pagar pembatas jalan yang memisahkan ruas jalan yang satu dengan ruas jalan yang lainnya.

 

Guardrail adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi sebagai pencegah pertama bagi kendaraan bermotor yang tidak dapat dikendalikan lagi agar tidak keluar dari jalur lalu lintas. Kelengkapan tambahan pada pagar pengaman dapat berupa suatu unit konstruksi yang terdiri dari lempengan dan atau batang besi, tiang penyangga dan pengikatnya yang dipasang pada tepi jalan.

 

Pagar pengaman biasanya dipasang pada lokasi-lokasi yang mempunyai karakteristik sisi jalan yang kondisi geologinya sangat membahayakan, sisi jalan yang berdampingan dengan bagian jalan lainnya, sisi jalan yang membahayakan karena kondisi geometriknya, atau sisi jalan yang berdekatan dengan bangunan-bangunan lainnya.

 

Guardrail sendiri terbuat dari bahan lempengan baja yang dibuat dengan mesin cold roll. Setelah diproses dengan menggunakan mesin tersebut lempengan baja itu disebut dengan nama W-Beam. Setelah mendapatkan proses W-Beam tersebut baja menjadi lebih lentur terhadap tekanan kinetik saat mobil menabraknya.

 

Namun tentunya ada pengecualian dari besaran daya kinetik saat tabrakan itu berlangsung. Kecelakaan mobil yang sampai bisa menembus guardrail juga pernah terjadi di negeri ini. Jadi walaupun guardrail berfungsi sebagai penahan daya kinetik saat tabrakan tapi ada batasan toleransi maksimum juga. Kecepatan di jalan tol sebaiknya Anda perhatikan dengan baik supaya tidak melebihi batas yang sudah ditentukan oleh pihak kepolisian.

 

Komponen dan spesifikasi Guard Rail di Indonesia, terdiri atas :

– W Beam Baja (lempengan besi profil W)

– Tiang Penyangga (channel post)

– Besi Pengikat (blocking piece)

– Sleeve Beam atau Terminal end section (beam penutup lajur)

– Reflektor Sign ( mata kucing) diameter 100 mm dengan warna merah atau sesuai permintaan.

– Mushroom Bolt (baut jamur), Hexa Bolt, nut dan washer.

 

Ketentuan teknis mengenai guardrail telah diatur oleh pemerintah melalui beberapa peraturan diantaranya Pasal 25 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Bab V Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM Tahun 1994 tentang Alat Pengendali dan Pengamanan Pemakai Jalan, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 60 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan dan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.116/AJ.404/DJPD/97 tanggal 1 April 1997 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Perlengkapan Jalan.

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga