Jembatan Corrugated Stel yang minim perawatan

Rabu, 22 Juni 2016

Dalam dunia konstruksi, kita pastinya mengenal pipa gelombang gorong-gorong/corrugated steel untuk membuat saluran air, jembatan kecil, tunnel dan drainase. Pipa gelombang gorong-gorong yang berfungsi sebagai jembatan ini pun harus kokoh dan kuat untuk menahan beban. Untuk standarnya sendiri yang digunakan untuk jembatan diklasifikasikan dalam standar kelas 1(satu) yang mampu menahan beban minimal 20 Ton.

Pipa gelombang gorong-gorong yang mempunyai standar material SS 400 yang terbuat dari raw material Hot Rolled Coil ini memiliki standar ketebalan 2mm-7mm dengan proses pembentukan  gelombang (Corrugation),  dan pelengkungan (Curving) serta di coating dengan sistem Hot Dip Galvanize setelah di pabrikasi.

Untuk perawatannya sendiri, pipa gelombang gorong-gorong tidak membutuhkan perawatan yang extra. Cukup menambahkan coating tergantung tingkat keasaman daerah/lokasi yang akan dipasang. Masa waktu pemakaian bisa mencapai 20-25 tahun. Adapula yang dibuat secara temporary untuk kebutuhan darurat. Biasanya dipasang untuk kebutuhan tambang kelapa sawit karena hanya untuk beban angkutan kendaraan selam proyek berlangsung. Dengan biaya yang tidak terlalu mahal serta pemasangan yang tidak sulit, mudah dalam pengangkutan, Bisa dipindahkan dari satu titik ke titik lainnya apabila sudah tidak digunakan dan cepat bisa menjadi alternative yang tepat untuk penggunaan pipa baja gelombang gorong-gorong untuk kebutuhan jembatan penyebrangan yang skalanya tidak terlalu besar.

Untuk jembatan yang terbuat dari pipa gelombang gorong-gorong yang digunakan untuk  jalan lintas daerah berskala kecil-menengah biasanya bisa mencapai panjang 15 meter.

Selain terbuat dari baja, pipa gelombang gorong-gorong bisa terbuat dari PVC ataupun beton sesuai kebutuhan dan pemakaian.

 

 

 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga