Bangun Transportasi Terpadu, Menhub Kumpulkan Gubernur

Senin, 28 Maret 2016

Untuk menyamakan persepsi mengenai Program Pembangunan Transportasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengundang para gubernur ke Kantor Kemenhub, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Menhub juga mengharapkan masukan dari seluruh Gubernur untuk menyusun Program Kerja dan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2017. Dengan adanya komunikasi, koordinasi, dan masukan dari seluruh Gubernur tersebut, pembangunan sistem pelayanan transportasi di seluruh provinsi di Indonesia mendapatkan hasil yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan wilayah setempat.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub J.A. Barata, mengungkapkan pertemuan tersebut dibagi menjadi beberapa sesi yaitu, sesi pertama dilakukan pertemuan dengan para Gubernur se-Sumatera, Sesi kedua dengan para Gubernur se-Kalimantan dan Sulawesi, Sesi ketiga dengan Gubernur se-Jawa, dan Sesi keempat dengan para Gubernur se-Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

Dalam mendukung Nawa Cita yang ditetapkan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada sektor transportasi, Kemenhub, lanjutnya, memiliki 4 fokus kerja yaitu peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan kapasitas, dan tata kelola dan regulasi.

"Untuk mengimplementasikan 4 fokus kerja tersebut, Kemenhub mengalokasikan anggaran tahun 2016 sebesar Rp 48,46 triliun dengan fokus kerja untuk peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi (Rp 12,501 triliun), peningkatan kualitas pelayanan (Rp 5,501 triliun), peningkatan kapasitas (Rp 22,443 triliun), dan tata kelola dan regulasi/dukungan manajemen (Rp 8,020 triliun)," ujarnya.

Berikut Rincian anggaran program/kegiatan sektor transportasi tahun 2016 di seluruh provinsi :


Pulau Sumatera

Pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan, subsisi operasi bus perintis, subsidi angkutan udara perintis, pembangunan Balai Diklat Pelayaran Pariaman, pembangunan badan jalan kereta api Muarakalaban-Muaro, pemasangan dan pengadaan pelampung suar, dll

Wilayah

Besar Anggaran (Rp)

Aceh

   626,159.749.333

Sumatera Utara

2.999.378.268.833

Sumatera Barat

   545.145.950.500

Riau

   797.153.312.333

Jambi

   289.608.533.000

Sumatera Selatan

1.231.267.728.333

Lampung

   556.289.902.000

Bengkulu

   224.935.579.000

Kep. Bangka Belitung

107.568.528.000

Kep. Riau

   744.875.704.500


Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Pembangunan gardu listrik 2 x 4.000 KW di Jakarta Kota (Multiyears 2015-2016), pengadaaan pesawat latih di STPI Curug, pembangunan jalur ganda KA (pemasangan rel) antara Maja-Rangkasbitung, pembangunan Bandara Kertajati, pembangunan terminal baru di Bandara Sultan M. Kaharuddin, pembangunan fasilitas Pelabuhan Labuan Bajo, dll.

Wilayah

Besar Anggaran (Rp)

DKI Jakarta

2.297.926.080.500

Banten

1.379.945.598.000

Jawa Barat

3.057.439.100.000

Jawa Tengah

2.159.423.616.400

D. I. Yogyakarta

1.379.731.228.000

Jawa Timur

2.821.415.790.333

Bali

    621.405.579.833

NTB

    236.445.779.000

NTT

1.036.015.023.333

Pulau Kalimatan

Penyusunan masterplan dan DED Terminal Barang Internasional Entikong, pengerukan alur pelayaran/kolam Pelabuhan Pontianak, DED pembangunan jalur KA lintas Pontianak – Sambas – batas negara, studi kelayakan dan trase jalur KA lintas Pontianak – Tayan – Sanggau, peningkatan dermaga sungai di Banjaraya Kab. Banjarmasin Tahap II, dll.

Wilayah

Besar Anggaran (Rp)

Kalimantan Barat

623.270.341.000

Kalimantan Tengah

913.857.094.000

Kalimantan Selatan

305.925.380.000

Kalimantan Utara

505.310.784.000

Pulau Sulawesi

Pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan, studi kelayakan dan trase pembangunan jalur KA antara Topoyo – Palu, pembangunan kapal perintis tipe 2000 GT, studi kelayakan dan trase jalur KA lintas Moutong – Marissa – Isimu, dll.

Wilayah

Besar Anggaran (Rp)

Sulawesi Utara

   834.762.922.333

Sulawesi Tengah

   685.790.549.000

Sulawesi Selatan

1.776.680.350.333

Sulawesi Tenggara

   617.357.283.000

Gorontalo

   169.138.748.000

Sulawesi Barat

   112.542.771.000

Pulau Maluku dan Papua

Subsidi angkutan darat dan penyeberangan perintis, pembangunan fasilitas Pelabuhan Babang, lanjutan levelling landasan pacu Bandara Babulah Ternate, peningkatan jalan di wilayah perkotaan Jayapura, pembangunan fasilitas pelabuhan Depapre, pelapisan landasan pacu Bandara Nabire, perpanjangan landasan pacu Bandara Mindiptana, pelapisan landasan pacu Bandara Dekai – Yahukimo, dll.

Wilayah

Besar Anggaran (Rp)

Maluku

1.226.802.725.500

Maluku Utara

730.246.999.000

Papua

2.247.689.877.000

Papua Barat

1.212.461.081.000

 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga