Industri Lokal Mendukung Infrastruktur Dalam Negeri

Jumat, 12 Februari 2016

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pelelangan dini dan menandatangani paket pekerjaan tahun anggaran 2016. Hal itu dilakukan agar Ditjen Bina Marga memiliki waktu kerja selama satu tahun penuh.

"Upaya percepatan melalui pelelangan dini dan tanda tangan kontrak di awal tahun, kita mau tunjukkan ke publik, komitmen kita (Ditjen Bina Marga-red) mau kerja cepat," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hediyanto W. Husaini.

Banyak proyek yang akan dilakukan di tahun ini, antara lain dalam bidang jalan dan jembatan, sumber daya air, infrastruktur permukiman, dan penyediaan perumahan.

Presiden Joko Widodo juga menyampaikan agar pembangunan infrastruktur PUPR dapat banyak menyerap tenaga kerja tanpa melupakan penggunaan teknologi dan alat berat, dilakukan oleh kontraktor lokal, dan mengutamakan penggunaan produk dalam negeri.

Infrastruktur memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai aspek ekonomi, salah satunya jembatan dan tower.  Jembatan merupakan bangunan yang melintasi dua bagian jalan yang terputus oleh penghalang ini bertujuan supaya pejalan kaki atau pengendara kendaraan dapat melintas dengan mudah. Tower juga memiliki peran yang sangat penting untuk menunjang segala bentuk aktifitas kehidupan sehari-hari.

Baik jembatan atau tower diperlukan ketelitian khusus dalam proses pembuatannya. Di dalam proses pembuatan ada bagian yang sangat penting untuk membuat suatu bangunan menjadi kokoh, ialah baut dan mur.

Baut adalah suatu batang atau tabung dengan alur heliks pada permukaannya. Penggunaan utamanya adalah sebagai pengikat (fastener) untuk menahan dua obyek bersama, dan sebagai pesawat sederhana untuk mengubah torka (torque) menjadi gaya linear. Baut dapat juga didefinisikan sebagai bidang miring yang membungkus suatu batang.

Pentingnya baut dalam pembuatan infrastruktur akan menjadi pacuan bagi para produsen untuk menjaga kualitas dan memberikan yang terbaik bagi perkembangan infrastruktur di negara ini.

PT Timur Megah Steel salah satu produsen baut dan mur. Perusahaan ini memiliki peran khusus dalam infrastruktur di Indonesia karena hampir seluruh pengguna dari produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dilakukan guna menunjang TKDN.

Dalam waktu satu bulan perusahaan ini mampu memproduksi 4500 ton mur dan baut. Dan digunakan untuk infrastruktur.

Menurut Sintoniu Rauf selaku Operation Manager PT Timur Megah Steel  menjelaskan “kami siap mendukung kebutuhan komponen dalam hal ini mur dan baut, untuk setiap proyek pemerintah bagi pembangunan infrastruktur dalam negeri.” Ujarnya.   

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga