Baut dan Mur “Kekasih” Tak Terpisahkan

Jumat, 12 Februari 2016

Baut merupakan suatu batang atau tabung yang membentuk alur heliks atau tangga spiral pada permukaannya. Fungsi utama baut adalah menggabungkan beberapa komponen sehingga tergabung menjadi satu bagian yang memiliki sifat tidak permanen. Maka dari itu komponen yang menggunakan sambungan ini dapat dengan mudah dilepas dan dipasang kembali tanpa merusak benda yang disambung.

Sebagian besar baut digunakan sebagai pengerat dengan memutar searah dengan jarum jam yang disebut dengan ulir kanan. Sedangkan baut dengan ulir kiri digunakan pada kebutuhan tertentu yang berlawanan dengan arah jarum jam, seperti pedal pada sepeda.

Baut banyak dipergunakan dalam industri otomotif dan konstruksi. Seringkali kita temukan komponen ini dalam kendaraan bermotor baik itu mobil maupun motor serta menjadi bagian dalam pembuatan jembatan dan kontruksi lainnya. Selain itu, baut juga digunakan dalam pembuatan mesin.

Bahan yang digunakan untuk membuat sambungan ini terdiri dari berbagai macam bahan baku.  Baut dapat terbuat dari bahan baja lunak, baja paduan, baja tahan karat atau kuningan, dan dapat pula dibuat dari bahan logam atau paduan logam lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Ada jenis baut yang sering digunakan pada kegiatan konstruksi, otomotif maupun lainnya sesuai dengan kebutuhannya. Berikut Tabloid Steel Indonesia menyajikannya untuk Anda Jenis Baut yang Umum Digunakan diberbagai jenis kebutuhan.


Carriage bolts, banyak digunakan pada penyambungan komponen jenis kayu. Baut ini memiliki kepala berbentuk kubah dan memiliki bentuk empat persegi pada bagian lehernya. Bentuk persegi pada bagian leher ini berfungsi untuk mempererat komponen yang disambungkan dengan menekan masuk ke dalam kayu sehingga menghasilkan ikatan yang kuat.

Baut yang memiliki nama lain plow bolts ini terbuat dari bahan logam dan berbagai jenis ukuran tergantung pada penggunaannya sehingga dapat dipergunakan pada berbagai jenis pekerjaan.


Square head bolts menjadi salah satu jenis baut yang menjadi favorit untuk digunakan. Baut dengan kepala berbentuk segi empat ini  pada umumnya digunakan untuk pada industri berat dan pekerjaan konstruksi.



Flange bolts adalah jenis baut yang pada bagian bawah kepala bautnya terdapat bubungan (flens). Flens ini didesain untuk memberikan kekuatan pada baut seperti menggunakan washer.
Material dalam baut ini beragam, mulai dari besi biasa hingga baja hitam.



Hex bolts, merupakan baut yang umum digunakan ditemukan pada pekerjaan konstruksi maupun perbaikan. Baut ini memiliki ciri umum yaitu kepala yang memiliki bentuk segi enam (hexagonal)

Hex bolts memiliki sifat atau bahan baku tertentu sesuai dengan penerapannya pada sebuah komponen yang akan dihubungkan. Bahan baku pembuatan baut ini diantaranya adalah ; stainless steel, carbon steel, dan alloy steel yang dilapisi dengan kadium atau seng plating untuk menghindari terjadinya korosi.

Aplikasi untuk baut yang memiliki bentuk kepala segi enam ini  sangat bervariasi, mulai dari eksterior, otomotif untuk kelautan; pesisir, dan lingkungan yang bersuhu tinggi.

Lag bolts, memiliki ciri yang  sangat mudah dikenali. Baut ini memiliki ujung baut berbentuk lancip, seperti halnya sekrup. Lag bolts banyak digunakan pada pengerjaan konstruksi lapangan.


Shoulder bolts, itulah sebutannya. Baut ini banyak dipergunakan pada sumbu putar yang digunakan pada sambungan yang bergerak, bergeser, hingga berputar. Bahan baku shoulder bolts dapat menggunakan berbagai komponen yang terbuat dari logam, kayu, dan bahan-bahan lainnya. Dikarenakan sering digunakan sebagai sumbu tumpuan, maka shoulder bolts dibuat dari bahan logam yang memiliki ketahanan terhadap gesekan.



Baut kunci L, baut ini dapat menciptakan kesan rapih dan elegan pada suatu komponen yang akan disambungkan. Sebagai bahan baku pembuatan, baut L ini terbuat dari baja seperti baut pada umumnya. Baut ini juga memiliki ketahanan terhadap karat yang terjadi.

 

Tak lengkap rasanya jika membahas baut namun tak membahas “kekasih” sejatinya. Siapakah itu? Tentu saja mur. Mur yang terbuat dari baja lunak serta paduan logam untuk keperluan khusus ini menjadi pasangan serasi dengan baut. Mur digunakan untuk lebih memperkuat komponen yang disatukan bersama dengan baut.

Mur tak mau kalah denga baut yang memiliki berbagai jenis dan model sesuai dengan kebutuhannya. Mur juga memiliki berbagai jenis model dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan serta fungsinya. Berikut adalah beberapa tipe kepala yang dimiliki oleh mur, diantaranya adalah :


Mur segi enam (hexagonal plain nut). Digunakan pada semua keperluan industri