Kaca Dengan Kekuatan Baja

Kamis, 11 Februari 2016

Jika selama ini kita menganggap bahan kaca merupakan benda yang sangat rapuh dan mudah pecah, stigma tersebut tak lama lagi akan hilang. Karena kini telah dikembangkan sebuah kaca yang sangat kuat dan tidak mudah pecah seperti bahan kaca yang ada saat ini.

 

Ini merupakan inovasi untuk mengembangkan sebuah kaca yang anti pecah atau menggantikan jenis kaca barang pecah belah seperti gelas atau piring. 

 

Jepang adalah negara yang tak pernah kekurangan ide. Ilmuwan di negara ini dari University of Tokyo Institute of Industrial Science (IIS) menciptakan sebuah kaca jenis baru yang diklaim bisa sekuat baja alias anti pecah. Mereka yakin di masa depan akan ada jendela dan meja yang tidak bisa pecah meskipun terkena benda keras. Tetapi ukuran kaca dibentuk seperti kaca pada umumnya, bahkan didesain lebih ringan dan tipis. Para ilmuwan menggunakan teknik bernama 'levitasi aerodinamis' untuk menciptakan lapisan kaca transparan untuk membuat kaca ini.

 

Alhasil dengan ukuran ringan dan tipis, kaca ini pun diklaim tentu bisa menjadi solusi tepat untuk melindungi layar perangkat ponsel pintar Anda. Penemuan ini bukan hanya menjadi kabar baik dari industri perangkat elektronik, namun juga bagi industri otomotif seperti kaca mobil otomatis. Tak hanya ponsel pintar, kaca anti pecah ini juga tentunya bisa membuat berbagai perangkat elektronik, mulai dari laptop, tablet, kaca gedung pencakar langit dan sebagainya lebih tahan lama.

 

 “Kami akan menemukan cara untuk memproduksi kaca sekuat baja ini secara besar-besaran dalam waktu singkat,” kata Atsunobu Masuno, peneliti utama. Pria yang juga asisten profesor di Universitas Tokyo bidang Industri ini mengatakan, kaca tersebut bisa dijual di publik dalam kurun waktu lima tahun lagi.

 

Saat ini, oksidasi kaca sedang diperkuat dengan menggunakan alumina yang merupakan hasil oksidasi dari aluminium. Para peneliti sedikit kesulitan membuat kaca yang mengandung banyak alumina ini. Pasalnya, bahan kimia tersebut sering menyebab kristalisasi pada wadah kaca sehingga warna kaca jadi buram.

 

Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menggunakan teknik yang membuat alumina tidak terkena wadah kaca sehingga bahan-bahan kimia itu menyatu bersamaan di udara. Hasilnya, kaca pun jadi lebih jernih, transparan dan sangat kuat sehingga tidak mudah pecah

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga