IBTA Siap Dukung Program Percepatan Pembangunan Ketenagalistrikan

Selasa, 8 Desember 2015

Langkah yang diambil pemerintah dalam pemenuhan TKDN dalam mega proyek 35 ribu MW memicu respon yang positif pada industri dalam negeri. Sejumlah industri yang berkesinambungan dalam proyek ini seperti Tubrbin dandalam negeri siap memasok kebutuhan untuk pemenuhan proyek pemerintah itu.

Melalui peran pelaku industri dalam negeri, diharapkan turut membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan kandungan dalam negeri (TKDAN) untuk proyek-proyek kelistrikan di Tanah Air.

Salah satu industri yang menjadi salah satu komponen utamanya adalah indutri boiler dan turbin. Sejumlah pabrikan dan industri boiler dan turbin tergabung dalam IBTA (Indonesia Boilers and Turbine Association).

IBTA merupakan asosiasi baru yang saat ini beranggotakan 10 perusahaan (masih akan terus bertambah), yang bergerak di bidang usaha boiler dan turbin. Anggota IBTA antara lain Zug Industry Indonesia, Dinamika Energitama Nusantara, Taka Turbomachinery Indonesia dan lain-lain.

Asosiasi ini diketuai oleh Bapak Henkie Leo. Beliau juga merupakan seorang Presiden Direktur PT Zug Industry Indonesia.

“Manufaktur yang tergabung dalam IBTA siap mendukung program percepatan pembangunan  proyek ketenagalistrikan, terutama mega proyek 35 ribu MV dengan tingkat kandungan lokal diatas 70%”, ucapnya.

Head Division Turbin IBTA Denni Andri mengatakan pemerintah perlu mendorong pelaku industri turbin di Tanah Air mengambil peran lebih banyak dalam proyek kelistrikan yang sudah dicanangkan. “Kalau pemerintah membangun pembangkit berkapasitas 400 MW atau 800 MW, tentu kami berharap bagaimana IBTA dapat mengambil peran dalam proyek-proyek tersebut,” ujarnya.

Selain itu, pelaku bisnis di Tanah Air lebih percaya diri terhadap kemampuan produksinya yang tak kalah dengan produk luar negeri.

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga