Senjata Kuno Yang Mematikan dari Jepang

Selasa, 8 Desember 2015

Pedang katana memiliki panjang antara 70-80 cm. Sedikit melengkung, dengan pegangan panjang untuk dua tangan. Keutamaan yang dimiliki dari sebuah pedang samurai ini adalah kekuatan dan keampuhan yang sangat luar biasa.

Kekuatan dari sebuah pedang ini memiliki kemampuan untuk memotong atau menebas benda-benda keras seperti logam, besi dan benda keras lainnya. Ini merupakan bukti nyata bahwa pedang katana memiliki sifat mekanis (mechanical properties) yang baik.

Sehingga tidak khayal lagi kalau dari dahulu hingga saat ini selalu ada saja yang mencari dan membelinya meskipun dijual dengan harga yang relatif mahal. Harga jual sebuah katana mulai dari ribuan dolar AS, dan bisa mencapai ratusan ribu dolar AS untuk katana dari abad ke-13.

Pembuatan sebilah katana memerlukan proses yang sangat teliti dengan tingkat keakurasian yang sangat tinggi. Mulai dari pemilihan jenis bahannya hingga proses pembuatan yang dilakukan dengan tahapan-tahapan yang sudah ditentukan.

Bahan katana yang terbaik adalah jenis tamahagane yang dipilih dari biji besi dengan proses yang sangat teliti. Satu bilah katana dengan kualitas tinggi dikerjakan dalam kurun waktu tidak kurang dari 3 bulan, bahkan terkadang memakan waktu 6 bulan.

Terdapat banyak metode pembuatan katana, dengan menggunakan tangan. Beberapa menggunakan proses pemanasan dan pelipatan baja yang berulang-ulang dan menyita tenaga. Setelah selesai, bilah pedang tersebut harus dipoles dengan hati-hati sebelum sang pengrajin pedang dapat membubuhkan penanda pada hasil karya seni mereka.

Katana merupakan bukti nyata dari keterampilan tangan tingkat tinggi, dan para pengrajin yang membuatnya pastilah memiliki nilai-nilai kebajikan yang unik.

Seperti halnya dengan karya seni lain, para pengrajin pedang ini mengerahkan segenap jiwa mereka dalam proses pembuatannya, yang diiringi dengan kesabaran, kemauan dan intelegensia untuk mencapai hasil terbaik. Banyak seniman terlibat dalam kerja keras menyempurnakan detail ornament pada hulu pedang, gagang, juga pada sarung pedangnya. Hasilnya, katana yang layak disandang oleh para prajurit dan ksatria pada masa itu.

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga