Seminar Tantangan Dan Strategi Industri Baja Nasional Menghadapi MEA 2016

Senin, 16 November 2015

Steel Indonesia kembali menghadirkan acara seminar bertema “Tantangan Dan Strategi Industri Baja Nasional Menghadapi MEA 2016”. Seminar diadakan 29 Oktober 2015 bertempat di JiExpo Kemayoran berkerja sama dengan UBM yang sekaligus sebagai event organizer pameran Concrete Show 2015.


Acara berlangsung setengah hari dimulai pada pukul 13.00 wib dan menghadirkan pembicara yakni Ir. Bimakarsa, MT (Chief Market Research & Development Krakatau Steel dan Member of Komisi Standar dan Sertifikasi IISIA), Ir. Rusli, MT(Kepala Subdit Peralatan dan Material Konstruksi Kementerian PUPR), Ir. Agus Hermawan, MT (Ketua Bidang Hubungan Dalam dan Luar Negeri AMBI dan Direktur Marketing PT Gunung Steel Construction) dan Rapontas Situmeang, SH (Deputy GM Production PT Jakarta Cakratunggal Steel Miils) serta moderator Yayat Suratmo (Pemimpin Redaksi Tabloid Steel Indonesia) dengan total kurang lebih 100 orang undangan.


Seminar ini bertujuan memberi masukan dan pandangan kepada seluruh stakeholder industri besi baja nasional tentang perlunya kesiapan industri ini menghadapi tantangan dari negara ASEAN.


“Ada tiga negara ASEAN yang bakal jadi lawan kuat Indonesia di sektor besi baja pada MEA 2016 nanti, yaiu Thailand, Vietnam serta Malaysia, kita harus menyusun strategi supaya tidak ketinggalan dari mereka,” ujar Bima Karsawidjaya dalam presentasinya.

 

Seminar ini ditutup dengan sejumlah kesimpulan antara lain, bahwa seluruh stakeholder besi baja nasional harus memiliki komitmen yang kuat dan nyata untuk melindungi indsutri baja dalam negeri agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri. 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga