Akhir Tahun Pabrik Baru Putra Baja Deli Ditargetkan Beroperasi

Senin, 14 September 2015

Perusahaan baja asal Sumatera Utara, PT Putra Baja Deli akan turut menyemarakan bisnis baja di Tanah Air dengan membuka pabrik baru di kawasan industri terpadu Wilmar Group di Serang, Banten.

 

Perusahaan dengan merek dagang Deli ini menganggarkan dana investasi sebesar USD55 juta dalam membangun pabrik baja seluas 42 hektar yang pembangunannya telah mencapai tahap akhir. Saat ini, tengah dilakukan pemasangan alat dan mesin produksi.


"Dari dana investasi pabrik yang mencapai USD55 juta. Sudah terserap 70 persen," ucap President Director Putra Baja Deli Octo Julius kepada wartawan, di Kawasan Industri Terpadu Wilmar Group, Serang, Banten, pada awal Agustus lalu.


Octo melanjutkan, dana investasi yang sudah digunakan 70 persen digunakan perseroan untuk membeli mesin dan barang-barang bahan bangunan untuk pabrik. Mesin produksi baja sendiri didatangkan langsung dari Italia.


Pabrik tahap awal yang sudah dibangun oleh perusahaan menempati lahan seluas 12 hektar,‎ sedangkan tahap kedua akan dibangun pabrik dengan luas 30 hektar. Sehingga, dua pabrik yang dimiliki perseroan memiliki luas lahan sebanyak 42 hektar.


"Pembangunan pabrik sejak April 2014, dengan target selesai pembangunan sampai akhir tahun ini. Jadi, sudah satu tahun lebih," ujarnya.


Di Sumatera Utara, PT Putra Baja Deli merupakan satu dari tiga produsen baja yang kapasitasnya cukup besar, selain PT Gunung Gahapi Sakti dan PT Growth Sumatera. Perusahaan ini memiliki kapasitas 200 ribu ton per tahun. Sayangnya, lantaran kekurangan pasokan energi, hanya separuhnya saja yang berjalan.


Sejak beberapa tahun belakangan, Sumatera Utara memang dilanda krisis listrik. Imbasnya, bukan hanya dirasakan masyarakat umum, tetapi juga oleh kalangan industri, termasuk industri baja.


PT Putra Baja Deli tidak terkecuali. Produksi perusahaan ini sering tersendat lantaran pasokan listrik yang ‘byar-pet’. “Biasanya setiap sore kami sering menghentikan produksi karena listrik mati, baru produksi lagi setelah shift kedua atau malam hari,” ujar salah satu karyawan PT Putra Baja Deli.


Hal itu diharapkan tidak terjadi dengan pabrik baru PT Putra Baja Deli di kawasan Banten. Sebab didukung dengan pasokan listrik hingga 15 MW.  Ditargetkan, pabrik baru akan memproduksi hingga 600 ribu ton per tahun. Produk yang dihasilkan pun sama dengan pabrik di Medan, yakni besi beton ulir dan polos.


PT Putra Baja Deli didirikan pada tahun 2004 di Medan, Sumatera Utara. Lokasi pabriknya terletak di  Kawasan Industri Lamhotma yang memiliki total luas 650 Ha. Meski tergolong baru, namun performa PT Putra Baja Deli dalam memproduksi besi beton berkualitas SNI, cukup teruji.

 

Selain untuk konsumsi lokal, produk PT Putra Baja Deli juga diekspor ke luar negeri, di antaranya ke Malaysia dan Australia. Bahkan di negeri Kangguru,  PT Putra Baja Deli menjadi perusahaan dari Indonesia yang telah memenuhi standar dan kualitas baja di negeri tersebut.

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga