Laba Besar SCG dan Investasinya di ASEAN

Rabu, 12 Agustus 2015

SCG (Siam Cement Group) adalah salah satu perusahaan terbesar di wilayah Asia Tenggara yang menggeluti tiga bisnis utama antara lain : SCG Cement-Building Materials, SCG Chemicals, SCG Packaging dan lebih dari 200 perusahaan dengan 51.000 karyawan. 

 

Pada tanggal 29 Juli 2015 di Bangkok, SCG mengumumkan hasil kerjanya kuartal kedua pada semester pertama di 2015. Catatan perusahaan adanya pertumbuhan yang positif dengan menunjukkan laba yang signifikan sebesar 63% yang ditunjang oleh bisnis kimia. SCG terus mendorong rencana investasinya di ASEAN melihat pertumbuhan kawasan yang semakin meningkat. Rencana investasinya akan berperan penting dalam mendukung ekspansi pasar dan meningkatkan permintaan pasar di kawasan ASEAN.

 

Presiden dan CEO SCG Kan Trakulhoon  mengatakan, hasil dari kinerja grup dari kuartal II/2015 menunjukan pendapatan penjualan sebesar 3.421 juta USD meningkat 4%. Laba pada periode tersebut tercatat 417 juta USD tumbuh sebesar 63% y-o-y dan 25% q-o-q, berkat margin pasar global yang jauh lebih tinggi dari pada bisnis kimia sebagai hasil signifikan dari harga bahan baku dan minyak mentah.

 

Untuk di Indonesia sendiri berdasarkan laporan memiliki total aset 1.225 juta USD, tumbuh sebesar 23%, pendapatan kuartal II/2015 1.164 juta USD menurun sedikit akibat melambatnya pasar bahan bangunan pada semester pertama 2015. Menurut catatan Asosiasi Semen Indonesia (ASI) permintaan dalam negeri akan semen menurun 2.8% di bulan Mei dibanding periode yang sama tahun lalu. Kan menambahkan, pasar ASEAN di semester kedua ini permintaan semen akan terus meningkat khususnya di Myanmar dan Kamboja.

 

SCG baru saja berpartisipasi dalam pameran IndoBuildtech 2015 di Indonesia dengan menunjukkan produk dan layanan inovatif baru dari bisnis semen bahan bangunan, termasuk didalammya beton tahan panas dan beton tahan air.

 

SCG mulai mengoperasikan bisnisnya di Indonesia pada tahun 1995 dan bertahap memperluas investasinya dibermacam bisnis PVC, ubin keramik dan joint venture lokal pada bisnis bahan bangunan. SCG memiliki 6500 karyawan di Indonesia dengan 24 perusahaan di industri semen, bahan bangunan, kimia dan manufaktur kertas.

 

 

Sumber Berita :
Tabloid Steelindonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga