Kementerian PUPR Segera Terbitkan Katalog Baja Konstruksi

Rabu, 12 Agustus 2015

Baja merupakan indutri dasar yang diperlukan untuk penyedia bahan baku pembangunan sektor lainnya termasuk infrastruktur. Kondisi infrastruktur yang baik dapat diyakini mempunyai peranan yang sangat besar dalam mendorong pertumbuhan pertumbuhan ekonomi suatu negara. 

Oleh karena itu, pemerintah telah menyusun program percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia. Hal ini tercermin melalui berbagai program pemerintah antara lain program Nawacita yang salah satunya bertitik berat pada sektor infrastruktur. 

Agar penyelenggara infrastruktur yang telah diprogramkan tersebut dapat berjalan lancar, efektif, efisien, maka perlu didukung oleh sumber daya konstruksi yang memadai, diantaranya adalah sumber daya material baja. 

Belum lagi ketidakseimbangan antara supply dan demand material baja konstruksi seringkali mengakibatkan biaya yang tinggi bagi sektor pemerintah dan swasta.

Berbagai permasalah seperti fluktuasi harga masih sering terjadi, terutama pada masa puncak proyek (Oktober-Desember) sehingga produk baja standar seringkali tidak terjangkau pelaksana konstruksi dalam menyelesaikan pekerjaannya. 

Penggunaan baja non standar (banci) kemudian menjadi alternatif pilihan dalam situasi tersebut. Terjadinya keruntuhan beberapa bangunan jembatan dalam satu tahun terakhir, semakin menyadarkan kita pentingnya perhatian terhadap kualitas baja yang digunakan. 

Di negara maju, perkembangan industri baja menunjukkan keterlibatan aktif seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemasok bahan baku, produsen, atau pabrik baja, fabrikator, kontraktor, konsultan, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan pemerintah. 

Sejalan dengan berkembangnya teknologi informasi, berkembang pula lembaga penyedia informasi bahan baja dan informasi lainnya yang dibutuhkan oleh para pelaku industri konstruksi baja, misalnya; dokumen standar bahan dan konstruksi, hingga informasi mengenai ketersediaan dan harga bahan baja yang perbaharui setiap saat.

Karenanya diperlukan upaya menghimpun jenis-jenis baja konstruksi yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) dan para asosiasi terkait, dan dalam rangka mewujudkan bentuk pembinaan melalui pengaturan dengan menerbitkan Norma Standar Pedoman dan Kriteria (NSPK), maka direktorat Bina Kelembagaan dan Sumber Daya Jasa Konstruksi menginisiasi penyusunan Katalog Baja Konstruksi.


Maksud, Tujuan, dan Output

Penyusunan NSPK ini dimaksudkan untuk menyusun suatu informasi yang komprehensif dan terintegrasi mengenai jenis produk, spesifikasi teknis, teknologi, produsen, dan kapasitas produk baja yang ada di Indonesia dalam suatu bentuk katalog dimana berisi kumpulan informasi baja konstruksi dari berbagai produsen baja di Indonesia.

Tujuan dari penyusunan NSPK mengenai katalog baja adalah sebagai informasi dan referensi pengguna baja konstruksi sehingga memberikan kemudahan baik bagi para perencana, penyedia/pengguna jasa konstruksi dalam menentukan jenis produk baja konstruksi yang akan digunakan sehingga tercapai efektifitas penggunaan material baja konstruksi si Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.  

Output akhir dari suatu penyusunan NSPK tentang Katalog Baja Konstruksi adalah tersusunya suatu Katalog secara sistematis dan komprihensif yang mendokumentasikan tentang material baja konstruksi yang ada di Indonesia.

Katalog tersebut antara lain meliputi Klasifikasi dan Subklasifikasi, Kodefikasi, Merk, Type, Produsen/Pabrik, Pemasok/Agen/Distributor, dan Fungsi/Aplikasi untuk setiap tipikal pekerjaan dan tipikal kondisi lapangan.

Adanya Katalog Material Baja Konstruksi secara tidak langsung dapat menghindari resiko kegagalan bangunan/konstruksi yang akan berdampak pada kerugian finansial maupun korban jiwa dapat dihindari.

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut maka akan dilakukan beberapa konsiyering dan workshop guna mendapatkan data dan informasi terkini tentang produk baja konstruksi di Indonesia, serta sebagai sarana interaksi dan komunikasi dengan seluruh stakeholder terkait baja di Indonesia.

Sumber Berita :
Tabloid Steelindonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga