Mengenal Black Box, si Kotak Hitam yang Terbuat dari Baja Khusus

Rabu, 8 Juli 2015

Selasa, 30 Juni 2015, pesawat Hercules C-130 milik TNI AU jatuh di Medan. Sampai berita ini ditulis, kecelakaan ini menelan 141 orang meninggal dunia.  Pihak TNI AU sendiri akan melakukan investigasi setelah seluruh korban berhasil dievakuasi.

Salah satu unsur penting dalam investigasi kecelakaan pesawat adalah penyelidikan isi black box. Black box merupakan sekumpulan alat yang digunakan pada pesawat terbang untuk menyimpan semua data aktivitas selama penerbangan.

Seluruh data penerbangan yang dibagi menjadi dua jenis yaitu Flight Data Recorder (FDR) atau Cockpit Voice Recorder (CVR) disimpan dalam kotak ini. FDR berisi parameter yang berhubungan dengan semua teknis penerbangan seperti ketinggian dan kecepatan pesawat,  temperatur, kondisi mesin dan lain sebagainya.

Sedangkan CVR berisi tentang semua rekaman suara antara pilot, co pilot dan semua kru penerbangan serta suara mesin, suara lainnya yang berada di dalam kokpit.

 Lantaran pentingnya isi black box, maka kotak ini kotak ini harus dilapisi dengan baja khusus. Baja ini harus tahan panas, tahan air, tahan terhadap ledakan, tidak hancur terkena benturan benda lain.

Secara teknis, black Box terdiri dari tiga lapisan untuk menyediakan jenis perlindungan yang berbeda pada media perekaman. Shell terluar merupakan baja khusus yang dikeraskan. Ada dua jenis yang bisa dipakai, yaitu titanium atau baja stainless steel.

Lapisan kedua adalah sebuah kotak isolasi sementara yang ketiga adalah sebuah blok termal untuk melindungi terhadap kebakaran berat dan panas.  Black box dikemas dalam Crash Survivable Memory Unit (CSMU) yang dibuat untuk mampu bertahan di suhu yang sangat ekstrim panas, impact yang besar dan perubahan pressure yang drastis.

Umumnya, kotak hitam disimpan di bagian buntut pesawat dan mempunyai kemampuan self-eject serta mudah dideteksi oleh sonar atau radar. Black Box juga dilengkapi dengan Under Water Locator Beacon, untuk dapat diketahui lokasinya apabila tenggelam di laut.

Alat ini mampu mengeluarkan sinyal dan kedalaman 14.000 kaki (4.267m) maksudnya bila di dalam air, kotak ini akan memancarkan sinyal ketika terguncang karena benturan. Sinyal inilah yang bisa ditangkap radar untuk menunjukkan lokasi pesawat.


Material Baja

Secara umum, perangkat yang terdapat di dalam black box bukanlah perangkat yang dapat dikatakan mutakhir. Meski saat ini sudah banyak perangkat di dalam black box menggunakan teknologi Solid State, beberapa jenis pesawat malah masih menggunakan peranti magnetic state seperti Hercules C-130 yang hatuh di Medan itu.

B;acl Box dengan magnetic state sebetulnya hanya pita rekaman seperti pita kaset biasa. Sedangkan solid state menggunakan microchip. Nah yang terpenting bukanlah peranti isinya, tapi file atau data di dalamnya.

Lantaran isinya begitu penting, maka Material luar atau material pelindung black box harus tahan terhadap asumsi-asumsi kondisi kecelakaan pesawat. Misalnya, jika pesawat terbakar, harus tahan pada suhu tinggi sampai suhu 1100 derajat celcius selama 1 jam atau api yang membakar sebesar 260 celcius selama 10 jam.

Juga tahan pada tekanan dan benturan. Hal ini berkaitan dengan kondisi pesawat yang terbang dan dipengaruhi gravitasi, misalnya saja saat jatuh pada ribuan meter di dasar laut. Atau saat jatuh di laut, black box harus tahan terhadap tekanan air laut, korosi, zat asam, dan dapat berada di dalam air asin selama minimal 1 bulan dengan tekanan air sedalam 20.000 kaki.  

Kemudian juga harus mampu bertahan dari kondisi  penurunan atau tekanan gaya gravitasi ekstrim, yakni pada tekanan 3.400 G (gravitasi) selama 6,5 detik.  Sekedar informasi, manusia bisa pingsan jika mendapat tekanan gravitasi 5 G dalam waktu 5 detik.

 

Material black box adalah baja tahan karat dengan sifat yang berbeda baik dengan baja karbon maupun dengan baja paduan rendah lainnya. Paduan utama baja ini adalah adalah bahan tahan karat Cr atau Cr dan Ni dengan sedikit tambahan unsur lain seperti Mo, Cu, dan Mn. 

Sumber Berita :
Tabloid Steel Indonesia

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga