Bakrie Punya Pabrik Baru Pipa Baja Rp 1,5 Triliun di Bekasi

Kamis, 21, Mei 2015

Bekasi -Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin meresmikan pabrik baru pelapisan pipa baja PT Bakrie Pipe Industries di Bekasi, Jawa Barat. Pabrik coating plant (pelapisan pipa baja) tersebut untuk sampai tahap pengembangan berikutnya senilai total Rp 1,5 triliun dikelola oleh anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk.

Saleh Husin mengatakan, dibangunnya pabrik pelapisan pipa baja ini merupakan salah satu industri prioritas dan memegang peranan penting bagi pengembangan industri lainnya di Tanah Air. 

"Mengingat besi dan baja adalah bahan baku dasar bagi industri lainnya, mengingat besi dan baja adalah bahan baku dasar bagi industri lain," kata Saleh di acara Peresmian Pabrik PT Bakrie Pipe Industries di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5/2015).

Selain meresmikan lini produksi dari pabrik di kompleks seluas 21 hektar ini, hari ini pun diresmikan laboratorium pabrik pelapisan baja. Ditandai dengan memukul kendang di atas podium, Saleh ‎yang memakai batik, secara resmi membuka beroperasinya pabrik pelapisan pipa baja dengan menggunakan epoxy dan polyethelen agar tak terjadi korosi.

Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk Bobby Gafur Umar menuturkan, pembangunan pabrik ini merupakan tahap pertama dari total investasi yang direncanakan perusahaan di sektor minyak dan gas (migas). 

"‎Total investasinya sekitar Rp 1,5 triliun, dan kami akan ekspansi lagi," tuturnya.

Pabrik yang terletak di kawasan Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat ini mampu memproduksi 800.000 meter persegi lapis baja per tahunnya, dengan menggunakan sistem fusion bonded epoxy (FBE), three layer polyethylene (3PLE) dan three layer polypropylene (3LPP). 

Mesin tersebut juga mampu melapisi pipa mulai dari ukuran 4 inchi hingga 48 inchi.

"Kami bangun fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhan pipa bagi penggunaan di daratan (on shore) dan bawah laut, juga mendukung rencana pemerintah membangun jaringan pipa dalam program konversi BBM ke gas," tutur‎ CEO PT Bakrie Pipe Industries Mas Wigrantoro Roes.

Sumber Berita :
www.detik.com

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga