IISIA Desak Pemerintah Naikan Bea Masuk Impor Baja

Minggu, 17 Mei 2015

INILAHCOM, Jakarta - Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA) mendesak pemerintah secepatnya memberlakukan kenaikan bea masuk impor baja untuk tarif Most Favoured Nations (MFN) untuk melindungi industri baja dalam negeri dari serbuan baja impor. Kebijakan menaikkan tarif bea masuk baja tersebut untuk meningkatkan penyerapan dan penggunaan baja produksi dalam negeri.

"Kami berharap pemerintah segera memberlakukan kebijakan tersebut untuk menyelamatkan industri baja di dalam negeri," jelas Direktur Eksekutif IISIA Hidayat Triseputro di Jakarta, Minggu (16/05/2015).

Ia mengatakan, bea masuk impor baja akan naik menjadi 15 persen dari sebelumnya 0 sampai lima persen untuk tarif MFN, kalangan industri baja saat ini berharap pemerintah dapat segera menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait kebijakan tersebut. Ia bilang, masih menunggu kebijakan tersebut diberlakukan diharapkan tarif bea masuk tersebut mudah diterapkan dan harmonis dari hulu sampai hilir.

"Sebenarnya kebijakan kenaikan bea masuk impor baja untuk tarif MFN ini merupakan satu kesatuan paket untuk memajukan industri baja di dalam negeri, terdapat 13 program yang disepakati IISIA dengan Kementerian Koordinator Perekonomian untuk dilaksanakan. Di antaranya kewajiban penggunaan produk dalam negeri untuk pekerjaan-pekerjaan konstruksi yang dibiayai dari APBN/APBD, memperbesar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk industri di dalam negeri, kewajiban untuk menggunakan SNI bagi penggunaan produk baja," ungkap dia.

Ia mengungkapkan, selain itu terdapat ketentuan yang mengharuskan produk samping baja bukan termasuk dalam kategori limbah B3, pemberlakukan tarif listrik/ gas yang kompetitif, pengawasan impor dari penyalahgunaan kode HS, kebijakan pembatasan non tarif (non tarif barrier). Ia berharap paket kebijakan itu dapat berjalan simultan dengan pemberlakuan kenaikan bea masuk impor baja, serta diberlakukan sebelum pekerjaan konstruksi yang dibiayai APBN/APBD berjalan.

Terkait pemberlakuan kenaikan bea masuk impor baja untuk tarif MFN, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, hal tersebut seharusnya sudah diberlakukan untuk melindungi industri baja di dalam negeri.

"Peraturan Menteri Keuangan untuk MFN Rate baja sudah final. Seharusnya sudah keluar," kata Suahasil. [tar] - See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2205034/iisia-desak-pemerintah-naikan-bea-masuk-impor-baja#sthash.ichyoDlB.dpuf

Sumber Berita :
www.ekonomi.inilah.com

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga