Persediaan Bijih Besi Tiongkok Berkurang, Harga Turun Menjadi $70,87 Per Metrik Ton

Tue, 6 January 2015, 2:57 PM

Persediaan bijih besi di pelabuhan-pelabuhan Tiongkok, negara pengimpor terbesar bahan baku pembuatan baja tersebut, jatuh ke level terendah dalam hampir 11 bulan dikarenakan pasokan yang berkurang baik dari impor maupun hasil produksi dalam negeri yang sedang memasuki musim dingin.

Tingkat persediaan di gudang-gudang pelabuhan turun 0,9 persen menjadi 100,6 juta ton pada Januari 2, menyusut untuk minggu keenam, menurut data dari Shanghai Informasi Technology Co Steelhome, level terendah sejak 14 Februari. Persediaan tertinggi tahun ini terjadi pada bulan Juli 2014 yaitu sebesar 113,7 juta ton.

Harga bijih dengan konten 62 persen turun 0,6 persen menjadi $ 70,87 per metrik ton kering kemarin, penurunan pertama dalam tujuh sesi, menurut Metal Bulletin Ltd. Harga  bijih besi juga sempat jatuh ke $ 66,84 pada 23 Desember, level terendah sejak Juni 2009.

Data hari ini menunjukkan bahwa pengiriman bijih besi ke Tiongkok dari Australia Port Hedland, terminal curah ekspor terbesar dunia, naik pada bulan Desember. Ekspor melalui Port Hedland menuju Tionkok mencapai 30,6 juta ton dari 29 juta pada bulan November, menurut data pelabuhan. Ekspor melalui port untuk semua negara di 2014 naik menjadi 414 juta ton dari 318 juta ton pada 2013, menurut perhitungan Bloomberg.

Pengiriman dari Brazil, eksportir terbesar setelah Australia, naik 18 persen menjadi 37,4 juta ton pada bulan Desember ini, merupakan level tertinggi dalam setidaknya sembilan. Brazil juga mengharapkan dapat peningkatan produksi bijihnya besi tahun ini, menurut Sekretaris Perdagangan Luar Negeri Daniel Godinho.

Harga saham perusahaan tambang turun di tengah aksi jual ekuitas global yang didorong oleh jatuhnya harga minyak. Harga saham BHP Billiton Ltd (BHP), yang juga memproduksi minyak mentah, anjlok sebesar 4,7 persen dan ditutup di harga A $ 28,11 di Sydney. Demikian juga dengan harga saham Rio Tinto Group berakhir 1,5 persen lebih rendah, yaitu pada A $ 57,59. Sementara itu Fortescue Metals Group Ltd (FMG)  juga mengalami penurunan sebesar 1,1 persen. 
Mindo Sianipar/Vibiz Commodity Academy/VM/VBN

Editor : Jul Allens

Komentar Anda :

Share :

Baca Juga